~SELAMAT DATANG~

"MAJU BERSAMA PETERNAK"

Minggu, 11 April 2010

Programa BPP

BAB V. KINERJA PENYULUH PERTANIAN WKBPP MARAPALAM
TAHUN 2010

No. MASUKAN KELUARAN HASIL MANFAAT DAMPAK
1 2 3 4 5 6
A Tanaman Pangan dan Hortikultura
I. PADI SAWAH
Temuan di Lapangan Terlaksananya pemakaian pupuk terhadap tanaman padi sawah tepat pada waktunya Pemakaian pupuk sudah tepat waktu Tanaman padi sawah tumbuh sehat dan segar Produksi tanaman padi sawah meningkat
Temuan di Lapangan Terlaksananya pergiliran varietas tanaman padi sawah Petani sudah melaksanakan pergiliran varietas Pertanaman terhindar dari hama/penyakit Produksi padi sawah meningkat
Temuan di Lapangan Terlaksananya waktu pengeringan yang tepat Pengeringan sawah sudah tepat waktu Kebutuhan air tanaman terpenuhi dan hemat air Produksi padi sawah meningkat
Temuan di Lapangan Terlaksananya pengendalian hama penyakit Petani sudah melaksanakan pengendalian hama/penyakit Tanaman padi tumbuh sehat dan segar Produksi padi sawah meningkat
II. TANAMAN CABE
Temuan di Lapangan Terlaksananya penggunaan pestisida sesuai dengan anjuran Penggunaan pestisida sesuai dengan anjuran Tanaman cabe tampak tumbuh sehat dan segar Produksi meningkat
Temuan di Lapangan Petani memahami fungsi pupuk organik Petani memahami fungsi pupuk organik Petani memahami fungsi pupuk organik Petani memahami fungsi pupuk organic
Temuan di Lapangan Terlaksananya pergantian bibit tanaman cabe Petani menggunakan bibit cabe secara bergantian Tanaman terhindar dari hama penyakit Produksi meningkat
III. KACANG PANJANG
Temuan di Lapangan Terlaksananya pemakaian pupuk menurut dosis yang tepat Petani melakukan pemupukan dengan dosis yang tepat Tanaman terhindar dari hama dan penyakit Petani mengendalikan OPT sesuai anjuran
Temuan di Lapangan Terlaksananya pemasangan ajir tepat waktu Petani memasang ajir tanaman tepat pada waktunya Pertumbuhan tanaman tidak terganggu, tanaman tumbuh baik Produksi meningkat
1 2 3 4 5 6
Temuan di Lapangan Terlaksananya jarak tanam menurut anjuran Terlaksananya jarak tanam menurut anjuran Tanaman tumbuh kokoh dan baik perkembangannya serta pertumbuhan tanaman baik dan subur Produksi meningkat
IV. KANGKUNG
Temuan di Lapangan Terlaksananya cara panen yang tepat Petani melaksanakan panen dengan cara yang benar Tunas tanaman tumbuh baik Produksi banyak
Temuan di Lapangan Terlaksananya pengendalian OPT dengan benar Petani melakukan pengendalian OPT menurut anjuran Tanaman tumbuh sehat Produksi meningkat
Temuan di Lapangan Terlaksananya pemupukan sesuai dosis Petani memupuk sesuai dosis anjuran Pertumbuhan tanaman baik dan subur Produksi meningkat
B TANAMAN PERKEBUNAN
I. KELAPA
Hasil Temuan di Lapangan Terlaksananya pemupukan tanaman kelapa Adanya pemupukan tanaman kelapa Tanaman tumbuh subur dan sehat Produksi bertambah, pendapatan petani dan keluarganya bertambah
Hasil Wawancara dengan Petani Terlaksananya pengendalian hama/penyakit Terkendalinya hama/penyakit tanaman kelapa Tanaman kelapa terbebas dari hama/penyakit Produksi meningkat
Hasil Wawancara dengan Petani Bibit kelapa berasal dari tanaman induk yang baik Petani dapat menentukan bibit yang baik Pertumbuhan tanaman baik Tanaman dapat berproduksi dengan baik
Temuan di Lapangan Pemungutan hasil terlaksana sesuai anjuran Petani tahu cara pemungutan buah kelapa dengan benar Buah berkembang dengan baik Harga meningkat sehingga meningkatnya pendapatan petani kelapa
II. KAKAO
Temuan di Lapangan Pemangkasan dilakukan dengan benar Petani dapat melakukan pemangkasan tanaman sesuai anjuran Tanaman kakao tampak subur, sehat dan berbuah banyak Produksi kakao meningkat
Temuan di Lapangan Jenis bibit berasal dari bibit unggul Petani telah menanam bibit unggul Pertumbuhan tanaman baik dan berbuah banyak Produksi tinggi
1 2 3 4 5 6
Temuan di Lapangan Penanaman kakao sudah memakai tanaman pelindung Petani telah menanam tanaman pelindung untuk tanaman kakao Tanaman tumbuh subur Produksi meningkat
Hasil Wawancara dengan Petani OPT kakao terkendali dengan baik Petani melakukan pengendalian OPT sesuai anjuran Tanaman tumbuh sehat Produksi meningkat
III. CASSIAVERA (KULIT MANIS)
Temuan di Lapangan Terlaksanyanya pembuatan terassering pada lahan miring Petani membuat terassering pada lahan miring Tanaman tumbuh baik dan terhindar dari erosi Produksi baik
Hasil Wawancara dengan Petani Hama/penyakit tanaman cassiavera dapat dikendalikan Petani melakukan pengendalian hama/penyakit tanaman Tanaman tumbuh sehat dan subur Produksi meningkat
Temuan di Lapangan Terlaksananya pemupukan tanaman Petani melakukan pemupukan sesuai anjuran Tanaman tumbuh subur Produksi meningkat
Temuan di Lapangan Terlaksananya penyiangan tanaman Petani melakukan penyiangan tanaman Tanaman tumbuh subur dan sehat Produksi meningkat
IV. KARET
Hasil Wawancara dengan Petani Terlaksananya pengendalian hama/penyakit tanaman Petani telah melakukan pengendalian hama/penyakit tanaman Tanaman tumbuh subur dan sehat Produksi tinggi
Hasil Wawancara dengan Petani Jenis klon/mutu bibit yang ditanam berasal dari klon unggul Petani mengetahui klon unggul tanaman karet Pertumbuhan tanaman baik Produksi tinggi
Hasil Wawancara dengan Petani Terlaksananya pemupukan tanaman Petani melakukan pemupukan tanaman Tanaman tumbuh subur dan sehat Produksi karet tinggi
Temuan di Lapangan Pemungutan hasil sesuai dengan teknis anjuran Petani melaksanakan pemungutan hasil sesuai teknis anjuran Pertumbuhan tanaman baik Produksi tinggi



1 2 3 4 5 6
C PETERNAKAN
I. AYAM BURAS
Temuan di Lapangan Terlaksananya vaksinasi ayam buras Peternak telah memvaksin ayam buras Ternak ayam buras terbebas dari penyakit Ternak berkembang biak dengan baik dan sehat
Temuan di Lapangan Terlaksananya sanitasi kandang Peternak telah melakukan sanitasi kandang dengan baik Ternak ayam buras dan peternak terbebas dari penyakit Ternak berkembang biak dengan baik dan sehat
Hasil Wawancara dengan Peternak Adanya seleksi bibit ayam yang akan diternakkan Peternak melakukan seleksi bibit ternak ayam buras Pertumbuhan dan perkembangan ternak baik Pertumbuhan dan perkembangan ternak baik
Temuan di Lapangan Jumlah pakan sesuai dengan kebutuhan ternak Peternak memberikan jumlah pakan yang sesuai dengan kebutuhan ternak Pertumbuhan dan perkembangan ternak baik Pertumbuhan dan perkembangan ternak baik
II. ITIK
Temuan di Lapangan Kualitas dan jenis pakan sudah terjamin Peternak tahu kualitas pakan yang baik Ternak berkembang biak dengan baik dan sehat Produksi telur meningkat
Hasil Wawancara dengan Peternak Penyakit ternak sudah dikendalikan Peternak dapat mengendalikan penyakit ternak itik Ternak hidup sehat Ternak berkembang biak dan sehat
Hasil Wawancara dengan Peternak Sistem perkawinan terlaksana dengan baik Peternak tahu sistem perkawinan itik Ternak berkembang biak Produksi meningkat
III. AYAM POTONG
Temuan di Lapangan Sanitasi kandang dilakukan sesuai teknis Peternak melaksanakan sanitasi kandang dengan baik Ternak terbebas dari penyakit Pertumbuhan berat badan baik dan cepat
Hasil Wawancara dengan Peternak Pencataan usaha Peternak melakukan pencataan usaha ternaknya Manajemen usaha baik Peternak mendapatkan keuntungan yang jelas
Temuan di Lapangan Adanya pascapanen yang baik Sudah adanya pascapanen ayam potong Adanya nilai tambah produksi Kesejahteraan peternak meningkat



1 2 3 4 5 6
IV. KAMBING
Hasil Wawancara dengan Peternak Adanya pemberian mineral pada ternak kambing Peternak melaksanakan pemberian mineral pada ternak kambing Ternak hidup sehat dan pertumbuhannya baik Ternak berkembang biak dan petani sejahtera
Hasil Wawancara dengan Peternak Terlaksananya pemberian konsentrat pada ternak kambing Peternak melaksanakan pemberian konsentrat pada ternak kambing Ternak hidup sehat dan pertumbuhannya baik Ternak berkembang biak dan petani sejahtera
Temuan di Lapangan Kualitas hijuan baik Peternak memberikan hijauan yang berkualitas baik Pertumbuhan ternak baik dan sehat Ternak berkembang biak dan kesejahteraan petani meningkat
Temuan di Lapangan Adanya jenis bibit yang baik Peternak sudah memilih bibit yang baik untuk dipelihara Pertumbuhan dan perkembangan ternak baik Ternak berkembang biak dan kesejahteraan petani meningkat
V. SAPI
Temuan di Lapangan Terlaksananya pengendalian penyakit sapi Peternak memberikan hijauan yang berkualitas baik Pertumbuhan ternak baik dan sehat Ternak berkembang biak dan kesejahteraan petani meningkat
Hasil Wawancara dengan Peternak Adanya pemberian konsentrat pada ternak sapi Peternak sudah memilih bibit yang baik untuk dipelihara Ternak sapi hidup sehat Peternak mendapatkan hasil yang memuaskan
Hasil Wawancara dengan Peternak Terlaksananya vaksinasi ternak Peternak sudah mengetahui manfaat vaksinasi ternak dan telah memvaksin ternaknya Ternak tumbuh baik dan sehat Pertumbuhan ternak baik dan meningkatnya kesejahteraan peternak
D SOSIAL
Temuan di Lapangan Masing-masing anggota mengetahui rencana kegiatan musiman Setiap kegiatan ada jadwalnya Petani mengetahui pekerjaan yang akan dilaksanakan Anggota mengetahui rencana kegiatan kelompok dan memiliki persepsi yang sama
Hasil Diskusi Setiap keputusan harus ditaati Petani sudah merasakan nikmatnya berkelompok Setiap ada masalah dalam kelompok telah diselesaikan dengan baik Setiap perlakuan kegiatan berjalan dengan baik

1 2 3 4 5 6
E EKONOMI
Temuan di Lapangan Limbah hasil harus dimanfaatkan Petani tidak kesulitan membeli pupuk buatan Dapat mengurangi biaya produksi usaha tani Produksi meningkat, biaya dapat diminimalisir
Hasil Diskusi Setiap keputusan harus ditaati Petani sudah merasakan nikmatnya berkelompok Setiap ada masalah dalam kelompok telah diselesaikan dengan baik Setiap perlakuan kegiatan berjalan dengan baik

Programa : Penyuluhan Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan
Balai Penyuluhan Pertanian Marapalam Tahun Anggaran 2010

No. Masalah Kegiatan Output Metoda Penyuluhan Sasaran Volume Lokasi Waktu Biaya Sumber
Biaya Penanggung Jawab Pelaksana Dinas Terkait
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1.





2.







3.






4.





5.






6.

Kelembagaan/organisasi kelompok tani sangat lemah, rendahnya penyerapan teknologi pertanian oleh petani

Benih tidak murni dan tidak berlabel biru yang mengakibatkan produksi rendah




KTNA kurang dikenal oleh anggota kelompok tani di wilayah kerja atau kecamatannya



Mutu/kualitas ternak sapi di lingkungan wilayah kerja BPP Marapalam sangat kurang


Banyak penyakit zoonosis pindah ke manusia disebabkan oleh ternak unggas dan ternak lainnya (antara lain Flu Burung dan Rabies)

Masih rendah pengetahuan petani tentang pengelolaan tanaman perkebunan sesuai anjuran teknis
Penyuluh melakukan kunjungan dan pembinaan ke kelompok tani

Penyuluhan kepada petani tentang kesadaran memakai benih unggul berlabel



Mengikutserta-kan KTNA dalam pertemuan kelompok tani di tingkat WKPP


Penyuluhan peningkatan mutu dan kualitas ternak sapi petani


Penyuluhan cara beternak yang baik kepada peternak



Melakukan penyuluhan kepada petani secara berkelompok Penyuluhan dapat diterima petani secara teratur



Meningkatkan pemakaian benih unggul berlabel





KTNA dapat dikenal secara langsung oleh kelompok tani dan anggota taninya


Peningkatan mutu ternak sapi petani




Agar petani/ peternak dapat mengusahakan beternak yang baik


Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani kebun Pertemuan tatap muka di kelompok tani



Pelaksanaan bantuan benih unggul berlabel varietas Batang Piaman


KTNA ikut memberikan penyuluhan tentang organisasi kelompok

Pelaksanaan IB untuk ternak sapi yang telah diseleksi


Memberikan penyuluhan kepada peternak secara berkelompok


Penyuluhan massal di tempat khusus
Petani secara berkelompok




Petani secara berkelompok






Kelompok Tani dan anggotanya





Ternak sapi petani di lingkungan BPP Marapalam

Petani/ Peternak dan masyarakat umum



Kelompok Tani
dan masyarakat umum Sebanyak kelompok tani di WKPP x 2 x 12


Pelaksanaan-nya disesuai-kan dengan target bantuan per-kecamatan


1 x sebulan di WKPP di wilayah kerja




780 ekor/ tahun di WKBPP



1 x sebulan/ WKPP x 12





1 x 1 bulan x WKPP x 12
Kelompok Tani di WKBPP Marapalam


Kec. Pauh
Kec. Luki
Kec. Lubeg
Kec. Patim/
sel
Kec. Bung- tekab

Wilayah kerja KTNA yang bersangkutan




Wilayah kerja BPP Marapalam



WKPP dalam wilayah kerja BPP Marapalam



WKPP dalam wilayah kerja BPP Marapalam
Januari
s.d Desember 2010


Januari
s.d
Desember 2010




Januari
s.d
Desember 2010



Januari
s.d Desember 2010


Januari
s.d
Desember 2010



Januari
s.d
Desember 2010 PM





PM







PM






PM





PM






PM

-





APBD







-






-





-






- PP masing-masing WKPP




- Dinas
- Ka. UPT Kec.
- PP





PP masing- masing WKPP





- Bidang Peterna-
kan
- PP
-Petugas IB


- Ka.UPT Kec.
- PP





- BPP
- Ka.UPT Kec.
- PP

- - Kelompok
- Tani
- PP



Kelompok Tani






- PP
- KTNA
- Kelompok
Tani



Petugas IB dan Peternak




PP dan Kelompok Tani




PP dan Kelompok
Tani - BPP
- Ka. UPT Kec.
- dll



- Dinas Pernak-bunhut
Kota Padang
- BPP
- dll



- BPP
- Ka. UPT Kec.
- dll




- Dinas Pernak-
bunhut Kota
Padang
- Ka. UPT Kec.
- PP

- Dipernakbun-
hut Kota
Padang
- BPP
- Ka. UPT Kec.


- BPP
- Ka. UPT Kec.
- PP



No. Masalah Kegiatan Output Metoda Penyuluhan Sasaran Volume Lokasi Waktu Biaya Sumber
Biaya Penanggung Jawab Pelaksana Dinas Terkait
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
7.








8.







9.






10.








11.






12.




Sering terjadi banjir kalau hujan karena lahan hutan telah banyak yang kritis dan gundul





Hutan mangrove banyak yang rusak karena penebangan liar





Terbatasnya penyebaran bahan teknologi pertanian





Belum tercapainya persamaan persepsi di semua tingkat






Rendahnya tingkat SDM dan motivasi kelompok tani dan penyuluh pertanian




Rendahnya tingkat SDM dan motivasi kelompok tani dan penyuluh pertanian Penyuluhan penghijauan kembali hutan yang kritis dan gundul dengan tanaman yang menghasilkan bagi ekonomi

Mensosialisasi-kan hutan mangrove kepada petugas dan masyarakat di lingkungan mangrove

Pembuatan kompos berbasis jerami




Pertemuan Rencana Intensifikasi Tingkat Kecamatan




Pelaksaaan training penyuluh pertanian di BPP Marapalam



Pelatihan Manager UPJA Membudidayakan tanaman ekspor dan tanaman buah-buahan di lahan hutan kritis dan gundul



Menyelamatkan mangrove dari bahaya kepunahan





Petani dapat membuat kompos secara mandiri




Semua petugas satu persepsi dalam mengemban satu kegiatan




Terlaksananya pelatihan SDM PP dan Kontak Tani




Menjadikan operator alsintan lebih terampil Menanam tanaman karet, durian, mahoni, manggis serta tanaman buah-buahan lainnya


Menyadarkan petani pentingnya keberadaan mangrove di lahan pantai


Pembuatan kompos jerami bersama petani yang tergabung dalam kelompok tani

Pertemuan/ Rapat Penyusuan Rencana Intensifikasi Tingkat Kecamatan


Pengumpulan masalah dan pemecahan masalah dan penyampaian topik training

Melakukan pelatihan kepada operator teknis operasional alsintan Petani yang berdomisili pada lahan hutan yang kritis dan gundul



Warga yang berdomisili di sekitar hutan mangrove




Petani secara berkelompok





Semua petugas dinas terkait dan PP






PP, PHP, UPT dan KTNA





Operator alsintan di Kelompok Tani Disesuaikan dengan wilayahnya






4 x 1







5 unit






6 x








24 x






1 x Kec. Bungte- kab
Kec. Luki
Kec. Lubeg
Kec. Padang-
Sel



2x di Bungte- kab
1x di Lubeg
1x di Padang- sel



Kec. Pauh
Kec. Luki
Kec. Lubeg
Kec. Patim
Kec. Bungte-
kab

Kec. Bungte-
kab
Kec. Patim
Kec. Padang-
sel
Kec. Luki
Kec. Lubeg
Kec. Pauh

BPP Marapalam





Kec. Pauh Januari s.d Desember 2010





Januari s.d Desember 2010




Januari s.d Desember 2010



Maret 2010







Januari s.d Desember 2010



Juni s.d Desember 2010 PM








PM







17.758.500,00






2.700.000,00








8.450.000,00






737.000,00 -








-







APBD






APBD








APBD






APBD - Bidang
Kehutanan
- PP






- BPP
- Ka. UPT
- PP





UPT Perlintan






Bidang Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura




BPP






UPT Perlintan Kelompok Tani







PP dan Kelompok Tani





Kelompok Tani





- BPP
- Ka.UPT Kec.







- BPP
- PP





Kelompok
Tani - Bidang
Kehutanan
- Ka. UPT Kec.
- PP





- Dipernakbun-hut Kota Padang
- BPP
- Ka. UPT Kec.



- Dipernakbun-hut Kota Padang
- BPP
- Ka. UPT Kec.


- Bidang Perta-
nian
- BPP
- Ka. UPT Kec.
- dll




- Bidang
- BPP
- Ka. UPT Kec.




- Ka. UPT Kec.
- Kelompok
Tani
No. Masalah Kegiatan Output Metoda Penyuluhan Sasaran Volume Lokasi Waktu Biaya Sumber
Biaya Penanggung Jawab Pelaksana Dinas Terkait
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
13.





14.





15.







16.





17.





18.




19. Rendahnya tingkat SDM dan motivasi kelompok tani dan penyuluh pertanian



Rendahnya tingkat SDM dan motivasi kelompok tani dan penyuluh pertanian



Rendahnya tingkat SDM dan motivasi kelompok tani dan penyuluh pertanian





Rendahnya tingkat SDM dan motivasi kelompok tani dan penyuluh pertanian



Belum semua kelompok tani mengetahui hasil dan keberhasilan demonstrasi



Belum semua kelompok tani mengetahui hasil dan keberhasilan demonstrasi


Belum semua kelompok tani mengetahui hasil dan keberhasilan demonstrasi
Sosialisasi ULIB





Pelatihan ULIB





Penyusunan Programa BPP Marapalam





Anjangsana Kontak Tani




Pengembangan Padi Tanam Sabatang (PTS)



Demonstrasi pengolahan hasil



Demonstrasi penggunaan alsintan Kegiatan ULIB dapat diketahui Kelompok Tani



Menambah pengetahuan dan keterampilan peternak


Tersusunnya Programa Penyuluhan Pertanian tingkat BPP



Berkembangnya pengetahuan Kontak Tani



Petani dapat mengetahui lebih dekat keberhasilan suatu sistem


Petani dapat mengetahui cara yang baik pascapanen

Kontak Tani dan petani lebih memahami hasil demonstrasi yang baik Melakukan sosialisasi kepada anggota kelompok tani

Melakukan pelatihan khusus pelaksanaan ULIB

Membuat buku Programa PP sebagai acuan kegiatan PP ke depan



Melakukan anjangsana kepada kelompok yang telah maju

Pelaksanaan PTS secara kelompok



Melakukan demonstrasi pengolahan hasil

Pelaksanaan demonstrasi alsintan yang diikuti oleh Kontak Tani dan petani
Kelompok Tani Peternak




Petani/peternak di kelompok yang bersangkutan


Peningkatan mutu dan kualitas penyuluhan pertanian secara menyeluruh

Kontak Tani





Petani maju dan petani anggota kelompok tani


Kontak Tani dan Petani



Kelompok tani dengan anggotanya 1 paket





1 paket





1 x







1 x





4 Kecamatan





2 x




1 x Kel. Koto La-
lang, Kec. Luki



Kec. Pauh





BPP Marapalam






Kelompok Tani yang telah maju di Sumbar


Kec. Bungte-
kab
Kec. Pauh
Kec. Patim
Kec. Lubeg

Kec. Pauh
Kec. Patim



Kec. Pauh Mei 2010





Juni 2010





Januari 2010






Juni 2010





Mei 2010





Juni 2010




Juni s.d Desember 2010 1.412.000,00





1.306.000,00





4.025.000,00







1.500.000,00





8.250.000,00





5.200.000,00




1.087.500,00



APBD





APBD





APBD







APBD





APBD





APBD




APBD UPT Pembibitan




BPP





BPP







BPP





Bidang Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

Bidang Pertanian TPH



UPT Perlintan Kelompok Tani Peternak




- BPP
- PP se BPP




- BPP
- PP se-BPP






- BPP
- Kontak Tani




- Ka.UPT Kec.
- PP WKPP




Ka.UPT Kec.




- Ka.UPT Kec.
- PP WKPP UPT





- UPT
- Ka. UPT Kec.
- PPL



- Bidluh
- BPP
- Ka. UPT Kec.
- PHP




Bidluh





- BPP
- Ka. UPT Kec.




- BPP
- PP



- UPT Perlintan
- BPP
- Ka. UPT Kec.

No. Masalah Kegiatan Output Metoda Penyuluhan Sasaran Volume Lokasi Waktu Biaya Sumber
Biaya Penanggung Jawab Pelaksana Dinas Terkait
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
20.






21.






22.





23. Petani belum menyadari kerugian secara ekonomis pada waktu kehilangan hasil saat panen



Kurangnya pengetahuan petani tentang pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman yang mengakibatkan produksi sering turun

Belum optimalnya penggunaan lahan perkebunan rakyat



Belum optimalnya penggunaan lahan perkebunan rakyat
Pelaksanaan penghitungan losis saat pascapanen padi petani


Pelaksanaan SLPTT Padi Non Hibrida pada lahan petani



Pembinaan dan bimbingan teknis petani kakao



Demplot dan dem-area tanaman perkebunan Petani dapat mengetahui kehilangan hasil pada saat pascapanen


Petani secara berkelompok dapat mengetahui manfaat SLPTT



Agar petani lebih tahu budidaya tanaman kakao



Agar petani dapat melihat lebih jelas hasilnya Praktikum kehilangan hasil pada saat pascapanen padi petani


Melatih petani di lapangan dengan sistem SLPTT



Pelatihan teknis budidaya tanaman kakao


Pendekatan kegiatan kepada petani dengan cara demonstrasi Petani secara berkelompok dengan lahan sawah saat panen


Kelompok Tani dan anggotanya





Kelompok tani subkebun dan anggotanya



Petani secara berkelompok 5 x






30 unit






4 Kecamatan




2 Kecamatan Kec. Pauh
Kec. Luki
Kec. Lubeg
Kec. Patim
Kec. Bungte-
kab

Kec. Pauh
Kec. Luki
Kec. Lubeg
Kec. Patim
Kec. Bungte-
kab

Kec. Bungte-
kab
Kec. Pauh
Kec. Lubeg
Kec. Luki

Kec. Padang-
sel
Kec. Bungte-
kab Juni s.d Juli 2010





April s.d September 2010




Januari s.d Desember 2010



Januari s.d Desember 2010 2.175.000,00






85.675.000,00






25.509.200,00





PM APBD






APBN






APBD





APBD Bidang Pertanian TPH





Bidang Pertanian TPH





Bidang Perkebunan




Bidang Perkebunan - Ka.UPT Kec.
- PP





- Bid.Pertanian
- UPT Perlin-
tan




- Bidang
Perkebunan
- Kelompok
Tani


- Bidang
Perkebunan
- Ka.UPT Kec. - Bid. Pertanian
TPH
- Ka. UPT Kec.
- PP



- Bid. Pertanian
TPH
- UPT Perlintan
- Ka. UPT Kec.



- Bidang
Perkebunan
- Ka. UPT Kec.
- BPP
- PP

- Bidang
Perkebunan
- Ka. UPT Kec.
- PP


Padang, Januari 2010
Kepala BPP Marapalam




Syahruddin Sabil, SP
Pembina NIP. 080 020 918

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar